Penentuan di Stamford Bridge
Chelsea akan menghadapi ujian penting di Liga Champions dengan menjamu Porto di laga terakhir fase grup Grup G. Raihan satu poin akan menjamin langkah kita ke fase gugur.
Ini adalah kelima kalinya kita harus melewati laga terakhir untuk memastikan langkah ke babak 16 besar. Dari kelima musim itu, kita sudah berada di puncak klasemen sedangkan di empat musim lainnya, kita harus menentukan nasib lewat laga terakhir di fase grup.
Berikut raihan kita di empat laga di fase grup tersebut.
HERTHA BERLIN
STAMFORD BRIDGE, 3 NOVEMBER 1999
Seminggu setelah Dennis Wise mencetak gol penyeimbang 1-1 dengan AC Milan di San Siro, kita menjamu Hertha Berlin di laga terakhir di fase grup di Stamford Bridge dengan target harus menang. Kita kalah 2-1 di ibukota Jerman di musim sebelumnya, tapi Didier Deschamps dan Albert Ferrer mencetak satu-satunya gol mereka untuk Chelsea dan berhasil menang 2-0 atas tim asal Jerman itu dan finish sebagai juara grup.
CFR CLUJ
STAMFORD BRIDGE, 9 DESEMBER 2008
Kita menyambut klub asal Rumania, CFR Cluj di laga terakhir Grup A pada musim 2008/09 dengan keunggulan hanya satu poin dari tempat ketiga Bordeaux. Ketegangan semakin bertambah kala Yssouf Kone menggetarkan gawang kita di babak kedua untuk meniadakan keunggulan kita lewat gol Salomon Kalou di babak pertama, namun Didier Drogba yang masuk sebagai pemain pengganti memastikan kemnangan setelah memanfaatkan umpan chip Joe Cole untuk membuat kedudukan jadi 2-1 ketika waktu menyisakan 19 menit lagi.
VALENCIA
STAMFORD BRIDGE, 6 DESEMBER 2011
Grup E berlangsung ketat. Kita menjamu Valencia di laga terakhir di mana kedua tim sama-sama mengoleksi delapan poin, satu poin di belakang juara grup, Bayer Leverkusen. Namun, Drogba membuat para pendukung lega setelah berhasil menciptakan gol kemenangan yang disusul tiga menit kemudian oleh Ramires setelah melewati Victor Ruiz ketika mengejar bola. Drogba mencetak gol keduanya di 14 menit terakhir untuk memastikan kemenangan 3-0 yang membawa kita ke fase gugur dan akhirnya berakhir meraih gelar juara.
NORDSJAELLAND
STAMFORD BRIDGE, 5 DESEMBER 2012
Kali ini nasib tidak berada di tangan kita saat harus menjamu Nordsjaelland di laga terakhir Grup E, saat itu kita berada di peringkat tiga grup, tiga poin di belakang pemuncak klasemen Shakhtar Donetsk dan dua poin di belakang Juventus. Kita berhasil menang 6-1 dari juara Denmark itu, kemenangan terbesar kita kala itu di Liga Champions, tapi kemenangan 1-0 Juventus atas Shakhtar membuat kita gagal lolos ke fase gugur dan ditransfer ke Europa League akibat kalah satu gol tandang dari tim asal Ukraina itu secara head-to-head.

0 komentar:
Posting Komentar