Hiddink dikontrak

pelatih baru chelsea

Hiddink dikontrak


Chelsea Football Club menunjuk Guus Hiddink sebagai manajer tim utama hingga akhir musim.
Pemilik dan Dewan Direksi menyambut kembali pelatih kaya pengalaman dan kesuksesan di sepakbola kelas atas, termasuk periode kepelatihannya di klub pada 2009 ketika kita berhasil mengangkat FA Cup.
Mr. Abramovich dan Dewan Direksi yakin bahwa Guus mampu mengeluarkan potensi terbaik dari pada skuat kita.
Guus berkata: “Aku senang kembali ke Stamford Bridge. Chelsea adalah salah satu tim terbesar di dunia namun saat ini sedang tidak dalam posisi yang sepantasnya. Saya yakin kami bisa membalikkan situasi di sisa musim ini.”
“Saya sudah tidak sabar untuk bekerja dengan para pemain dan staf di klub yang hebat ini, terutama untuk memperbarui hubungan baik dengan para penggemar Chelsea.”
Pelatih asal Belanda ini sudah akan ada di Stamford Bridge di laga malam ini, tapi Steve Holland yang akan mengontrol tim bersama Eddie Newton, yang akan menjadi asisten pelatih tim utama.
Steve adalah anggota staf pelatih yang penting dan berpengaruh sejak 2009, sementara Eddie sudah lama berada di Chelsea, pernah menjadi pemain dan pelatih, bergabung kembali dengan klub pada 2012 dan membantu kita menjuarai Liga Champions.
Guus pernah menjadi pelatih sementara Chelsea pada Februari 2009, hanya kalah sekali di liga dan berhasil mendongkrak posisi yang buruk di paruh pertama menjadi peringkat tiga di akhir musim Premier League serta membuat kita masuk ke Liga Champions di musim berikutnya. Ia menutup musim itu dengan kemenangan 2-1 di final FA Cup atas Everton di WEmbley.
Peran itu dijalaninya bareng dengan menjadi pelatih Rusia, satu dari enam negara yang pernah ia tangani di sepanjang karir kepelatihannya selama tiga dekade.
Guus pertama kali menjadi manajer untuk klub dari negara asalnya, PSV, klub yang pernah dibelanya selama 15 tahun. Sebagai pelatih, ia sudah pernah tiga kali menjadi juara liga dan European Cup pada 1988. Tiga gelar lainnya diperoleh selama rentang 2002 dan 2006. Pada periode itu ia sempat melatih timnas Turki dan Spanyol, serta Belanda, Korea Selatan dan Australia.
Saat menjadi pelatih timnas Korea Selatan, ia mampu membawa timnya ke peringkat tiga Piala Dunia 2002 yang digelar di kandang mereka, satu peringkat lebih baik daripada saat mengasuh Belanda empat tahun sebelumnya.
Setelah menjadi pelatih Rusia pada 2006, Guus berhasil memimpin timnya ke semifinal Euro 2008 lalu kemudian bergabung dengan Chelsea sebagai manajer sementara pada awal 2009. Kemenangan 2-1 atas Aston Villa di laga pertamanya memberikan awal yang baik bagi sisa musim itu. Dibutuhkan gol menit akhir dari Andres Iniesta untuk menggagalkan langkah the Blues di Liga Champions.
Periode kepelatihan pertama Guus di Chelsea berakhir manis, dengan seisi Stamford Bridge yang menyanyikan namanya di laga kandang terakhir di musim itu serta penggemar yang menggelar spanduk “terima kasih” di Wembley di final FA Cup, yang berhasil kita menangi setelah membalikkan keadaan.
Sejak itu Guus menangani Turki dan Belanda, juga menghabiskan 18 bulan di Anzhi Makhachkala di Rusia, klub di mana ia merekrut Willian dari Shakhtar Donetsk.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © 2013. chelsea store and streaming indonesia - All Rights Reserved
Template Created by ThemeXpose | Published By chelsea streaming